BINGKISAN TERUNTUK SAUDARAKU YANG TENGAH SAKIT

Biasanya orang yang sedang sakit memiliki banyak waktu luang yang banyak.

Akan tetapi itu justru membuatnya tidak nyaman dan tidak tahu harus berbuat apa.

Oleh sebab itu, wahai saudaraku yang sakit, hendaknya anda menjaga dan memanfaatkan waktu luang dengan amalan-amalan yang semakin mendekatkan diri kepada Allah ta’ala, tentunya sesuai dengan kemampuan.

Perbanyaklah semampu anda ibadah shalat, membaca Al qur’an, berdzikir kepada Allah, berdoa,beristighfar, mendengarkan ceramah yang bermanfaat, dan membaca buku-buku yang berfaedah.

Sungguh, anda mempunyai banyak waktu yang memungkinkan untuk melaksan akan berbagai amalan yang memang membutuhkan waktu yang lapang.

Tidakhanya mendapatkan pahala yang banyak, anda juga bisa menghilangkan bisikan syaithan yang terkutuk, memperoleh ketenangan hati, dan mengisi waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat.

Selain itu, anda juga harus menjauhi semua perkara yang diharamkan, apapun bentuknya.

Pastinya, pada saat sakit, anda sangat membutuhkan amalan yang mengantarkan kepada keridhaan,ampunan dan rahmat Allah ta’ala. Tidak patut apabila anda mengharapkan kesembuhan dari DIA, namun justru melakukan amalan yang buruk disisiNya.

Saudaraku, sucikanlah pandangan anda dari segala yang diharamkan, baik sesuatu yang kamu lihat secara langsung maupun secara tidak langsung melalui media elektronik seperti Televisi, atau media cetak seperti koran dan majalah.

 

Sucikan pendengaran anda dari hal-hal yang diharamkan seperti lagu-lagu yang melalaikan hati, alunan musik pelemah jiwa ataupun gunjingan.

Sucikan lidah anda dari perkataan yang diharamkan, seperti ungkapan tidak ridha terhadap sakit yang diderita atau mengeluhkannya kepada sesama manusia atau berbuat ghibah atau menghina orang lain.

Jauhilah rokok,minuman yang memabukkan dan semua perbuatan yang diharamkan.

Ingatlah walaupun anda sedang sakit, anda tidak boleh menggampangkan atau meremehkan hal-hal yang dilarang tersebut.

(Tuhfatul maridh, syaikh abdullah bin ali al ju’aitsin // thahurun Insya Allah P. Imam syafii 242)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: