Perjalanan Menuju Hari Esok

Bismillah…
Setiap kita, dalam kesehariannya, berjalan menuju Rabbnya,.. dan ia memiliki tujuan yang pasti akan dia tempati… maka, sekiranya ia benar-benar memperhatikan hal tersebut, bahwa ia akan berjumpa dengan Sang Penciptanya, maka hendaknya dia berusaha menjadikan Rabbnya, ridha terhadapnya… dan benar-benar mampu menjadikan dunia tempat ia berpijak ini, sebagai sarana untuk meraih kebahagiaan yang hakiki…

Saudaraku fillah,..

Ketahuilah, bahwa ketika engkau menyia-nyiakan waktu yang ada ini, bearti hal tersebut lebih buruk daripada kematian,.. karena, kematian hanya memutus engkau dari dunia dan penduduknya,.. tetapi menyia-nyiakan waktu berarti telah memutusmu dari Allah dan negeri Akhirat… (nas alullaha salaman wal afiyah)…

Al Imam Hasan Al Bashri rahimahullah:
ابن آدم، انّما أنت أيّام وكلّما ذهب يوم ذهب بعضك

“Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari-hari. Setiap kali satu hari berlalu, maka hilanglah sebagian darimu” (Az Zuhd, Imam Ahmad bin Hanbal, 374)

dunia ini, yang kita tempati,.. tiada sebanding dengan kesedihan di negeri “esok”… lalu bagaimana kiranya jika kesedihan di hari “esok” itu berlama-lama??? Atau bahkan kekal abadi selamanya??

Sebuah keberuntungan yang sangat besar, ketika engkau mampu menjadikan setiap harimu menjadi hal yang bermanfaat bagi akhiratmu nanti… karena orang yang berakal adalah dia yang tidak mau menukar kenikmatan sesaat dengan kenikmatan yang abadi selamanya…

والاخرة خير وّابقى

Saudaraku fillah,..
Takutlah terhadap MurkaNya, AdzabNya.. dan berharaplah terhadap rahmatNya…
karena ketika kita mampu mejadikan Takut kepada Allah dalam setiap keadaan, maka kita akan merasa tenteram, dan akan terus berusaha mendekat kepadaNya.. yakni dengan Ilmu, yang membuahkan keikhlasan dalam beramal shalih dan dalam ketaatan…

Masruq bin Ajda’ bin Malik (Tabiin W. 63 H) rahimahullah berkata:

بحسب لامؤمن من الجحل أن يعجب بعمله، وبحسب المؤمن من العلم أن يخشى اللّه

“Cukuplah seorang mukmin itu dikatakan bodoh bila dia merasa takjub dengan amalannya, dan cukuplah seorang mukmin itu dikatakan berilmu bila ia takut kepada Allah azza wa jalla” (Sifatush Shafwah, Ibnul Jauzy, III/25)

Seandainya ilmu itu dapat bermanfaat tanpa adanya amalan shalih,.. tentunya Allah ta’ala tidak akan mencela Ahlul Kitab, yang dia tidak mengamalkan ilmu yang dia peroleh,.. dan sekiranya amal itu bermanfaat tanpa adanya keikhlasan,.. maka tentunya Allah azza wa jlla tidak akan mencela kaum munafik,..

 Saudaraku fillah,..
bersamaan dengan hal tersebut,.. saya wasiatkan:

 untuk menjauhi berbagai dosa dan kemaksiatan,.. dan berbagai sarana-sarana yang mampu mengarah kesana,.. dan lawanlah apa yang terbesit sedikit saja di dalam hatimu; berupa keinginan berbuat dosa tersebut… karena jika tidak, IA AKAN MENJADI PIKIRAN…

lawanlah pikiran tersebut, karena jika tidak, IA AKAN MENJADI SYAHWAT…

lawanlah syahwat tersebut, wahai saudaraku fillah,… karena jika tidak, IA AKAN MENJADI KEBULATAN TEKAD…

lawanlah kebulatan tekad tersebut,… karena jika tidak, IA AKAN BERUBAH MENJADI TINDAKAN NYATA…

Al Imam Hasan Al Bashri rahimahullahu ta’ala berkata:

إنّ المؤمن لا يسبح إلاّ خا ئفا ولا يصلحه إلا ذاك، لأنّه بين ذنبين: ذنب مضى لا يدري كيف يصنع اللّه فيه، وآجل، أو قال: آخر لا يدري ما كتب عليه فيه.

“ Sesungguhnya seorang mukmin tidak memasuki waktu pagi, melainkan dalam keadaan takut, dan memang seharusnya demikian, karena dia diantara dua dosa; Dosa yang telah lalu, dimana dia tidak mengetahui apa yang akan Allah ta’ala perbuat atas dosa tersebut, dan Dosa yang akan datang, dimana dia tidak mengetahui apa yang telah Allah ta’ala tetapkan karena dosa tersebut”. (Az Zuhud, Imam ahmad bin hanbal 375)

Hanya kepada Allah lah kita memohon Pertolongan dan TaufiqNYA…
Maraji’:
Al Fawaid, Ibnu Qoyyim AL Jauziyyah

Az Zuhd Imam Ahmad bin Hanbal

Shifatush Shafwah, Ibnul Jauzy

و كتب، الرّا جي عفوربّه الغفور، أبوعبد المحسن محمّد طارق

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: