ANDAI INI RAMADHAN TERAKHIRKU

BISMILLAH,…

Baru kemaren rasanya kita menyambut Ramadhan,.. kini sebentar lagi akan tiba,..

belum lepas dr ingatan kita,.. ramadhan yang telah kita lalui,..

shiyam,.. qiyam… suara2 tilawah al qur’an di masjid2,. di surau2,.. (subhanallah)..

Saudaraku,..

akan tetapi, apa yang tersisa???

betapa, telah banyak Ramadhan telah kita lalui,…

telah memberi perubahan apa dalam diri kita???

 

atau jangan jangan yang kita dapatkan selama ini hanya lapar dan haus dr puasa kita (naudzubillah)

“Berapa banyak orang yang berpuasa, tetapi ia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya itu, kecuali rasa lapar dan haus.” [Hadits Shahih, Ahmad: II/441 dan 373]

 

Saudaraku fillah,..

bekal apakah yang telah kita siapkan untuk menyambutnya???

baju baru kah?? sarung?? syrup?? kue2… atau menu2 masakan??

benarkah itu yang harus kita persiapkan sebagai bekal bulan Ramadhan??

Saudaraku (semoga Allah ta’alaa memberikan taufiqNya kepada kita semua)..

Hari hari dalam ramadhan adalah musim bercocok tanam,.. tanahnya subur… air hujan lagi banyak,.. HARI DIMANA ORANG-ORANG SHALIH MENGUMPULKAN PAHALA SEBANYAK-BANYAKNYA…

  • mereka sedikit tidur pada malam harinya…
  • mereka giatkan bekerja dan ketaatan dan ibadah pada siang harinya
  • mereka berlomba lomba meraih kebaikan,..
  • mereka berada di garda terdepan ketika ada kesempatan untuk beramal sholih,…

Bagaimana tidak?? bulan tersebut pahala amal kebaikan dilipatgandakan,.. bahkan,… ada suatu malam YANG LEBIH BAIK DARI SERIBU BULAN..

Sekiranya antum sekalian, saudaraku fillah, memiliki sifat tamak untuk endapatkan kemuliaan yang tinggi di sisi Allah azza wajalla, kebahagiaan yang haqiqi, keselamatan di dunia dan akherat…

MAKA SEGERALAH BANGUN,.. BUANGLAH RASA MALAS ANTUM,.. GANTILAH KELETIHANMU DALAM BERIBADAH, DENGAN ISTIRAHAT YANG ABADI… IKUTLAH ANDIL DALAM PERNIAGAAN YANG TIADA PERNAH MERUGI INI,…

BELILAH SURGA ILLAHI TA’ALAA YANG SELUAS LANGIT BUMI INI,.. DENGAN SENANTIASA BERAMAL SHOLIH, DAN MEMPERBANYAK IBADAH YANG SYAR’I DI BULAN YANG MULIA INI,..

dan tak lain dan tak bukan,.. antum membutuhkan ilmu…

 

dengan ilmu, antum bisa merasakan kelezatan iman,..

dengan ilmu,.. antum bisa meningkatkan ketaqwaan kepada Nya..

dengan ilmu,.. antum bisa meraih SurgaNya…

 

Saudaraku,..

sekiranya menjaga waktu sangat diperlukan pada hari2 yang biasa,.. tentunya pada bulan ini, lebih harus diperhatikan,..

sekiranya banyak orang2 sholih, mendapatkan bagian banyak dari pahala2 di bulan mulia ini, maka jangan sampai engkau ketinggalan pula untuk ikut meraihnya,…

tidak kah antum pahami??

celaka lah bagi orang-orang yang lalai dalam beramal sholih (“Ya Rabbi kembalikan aku ke dunia. Agar aku berbuat amal sholeh terhadap yang telah aku tinggalkan.”  Al Mukminun 99-100)

Tidakkah antum bersedih, ketika Allah ta’alaa membagi hadiah pengampunan kepada hamba-hamabaNya yg Shalih, pulang ke rumah dengan mambawa kebahagiaan,.. sedangkan kita?? aina nahnu min haa ulaa’i??

 

saudaraku fillah,.. BERKEMAS KEMASLAH,.. IKUTLAH DALAM PERNIAGAAN YANG TIADA PERNAH MERUGI INI,… tidakkah antum iri dengan kisah ini:

  • Qatadah bin Diamah, dalam hari-hari “biasa”, tabi’in ini menghatamkan Al Qur`an sekali tiap pekan, akan tetapi tatkala Ramadhan tiba beliau menghatamkan Al Qur`an sekali dalam tiga hari, dan apabila datang sepuluh hari terakhir beliau menghatamkannya sekali dalam semalam .(Al Hilyah, 2/228).
  • Said bin Jubair, Al Yafi’i menyebutkan sebuah riwayat, bahwa di suatu saat tabi’in ini membaca Al Qur`an di Al Haram, lalu beliau berkata kepada Wiqa’ bin Abi Iyas pada bulan Ramadhan: “Pegangkan Mushaf ini”, dan ia tidak pernah beranjak dari tempat duduknya itu, kacuali setelah menghatamkan Al Qur`an. (Mir’ah Al Jinan)
  • Manshur bin Zadan, termasuk tabi’in yang terekam amalannya di bulan diturunnya Al Qur`an ini. Hisham bin Hassan bercerita, bahwa di bulan Ramadhan, Manshur mampu menghatamkan Al Qur`an di antara shalat Maghrib dan Isya’, hal itu bisa beliau lakukan dengan cara mengakhirkan shalat Isya hingga seperempat malam berlalu. Dalam hari-hari biasapun beliau mampu menghatamkan Al Qur`an sekali dalam sahari semalam. (Al Hilyah, 3/57).

aina nahnu min akhlaqis salaf???

Saudaraku fillah,… Semoga Allah azza wajalla memudahkan kita untuk beribadah kepadaNya,.. dan mengambil Ubun ubun kita kepada jalan kebenaranNya,.. amiin.

dan Semoga Allah menerima amal-amal kita. Shalawat beriring salam semoga selalu tercurah kepada teladan kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, para sahabat dan seluruh pengikut mereka yang setia. Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam.

 

Abu abdilmuhseen ath thoriq.

[ di penghujung bulan sya’ban 1433 H / 04.32 sore hari ]

One response to this post.

  1. Posted by Rico on November 23, 2012 at 9:23 am

    Afwan akhi, barang sudah sampai plus bonus buku..
    Jazakallah khairan..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: